Arsip

Arsip untuk Maret, 2009

PRES-WAPRES KAMPANYE, NEGARA LIBUR?

sby-kampanyeAda satu persoalan yang mungkin terlewatkan untuk kita perdebatkan, yakni apakah seorang pemimpin yang sudah menjadi milik rakyat masih boleh diklaim sebagai milik partainya?

Saya mulanya maklum ketika menyaksikan berita di teve bahwa sang Presiden berbaju partai ikut berkampanye. Namun kemakluman ini berubah menjadi keheranan tatkala mengetahui bahwa sang wakil pun pada waktu yang sama ternyata sedang bersama-sama partainya. Nah lho, lantas siapa yang ngurus negara? Ataukah negara diliburkan selama masa kampanye?

Read more…

Categories: politik

Matematika Kemenangan

Maret 28, 2009 rezaageung 1 comment

Lebih baik menunda kemenangan secara sengaja, daripada kita merebutnya untuk kemudian dilepas dalam waktu singkat bersama datangnya badai.

refahSetiap momen politik adalah celah sejarah. Dalam konteks Indonesia, reformasi 1998 adalah contoh terdekat bagaimana sebuah celah sejarah terbuka dan semua komponen dari latar belakang ideologi yg berbeda berebut bermunculan, dari bawah tanah menuju pucuk pohon, dari pinggir bergeser ke tengah, ke pusat-pusat perumusan kebijakan.

Dalam konteks pergerakan Islam, setiap momen politik berarti tantangan untuk menghitung : seberapa besar peluang untuk melompat ke kekuasaan? Pemilu, misalnya, di alam demokratis seperti sekarang akan menjadi momen politik lebih random posibilitas kondisi pascanya dibanding pemilu di masa Orde Baru dulu.

Read more…

Categories: politik

TUGAS SEJARAH

Maret 24, 2009 rezaageung 1 comment

brainApa yang Anda pikirkan sewaktu bangun tidur? Saya teringat pada sebuah serial kartun di televisi yang diputar waktu saya kecil dulu, yang judulnya The Pinky and The Brain. Keduanya adalah tikus. Yang satu bodoh dan polos, satu lagi jenius (sesuai namanya : Brain).

Yang menarik, serial itu selalu diawali dengan adegan di mana Pinky bertanya kepada Brain, “Apa yang akan kita lakukan hari ini, Brain?”. Dan Brain akan menjawab, “seperti biasa, Pinky. Mencoba mengusai dunia…”, kalimat ini selalu ia ucapkan secara dramatis. Dan betul, setiap episodenya menceritakan petualangan Pinky dan Brain dalam usahanya menguasai dunia. Brain memiliki sesuatu yang tidak dimiliki tikus lain.

Read more…

Categories: ruhiyah

LUPA

images2

Seperti pepatah Arab : semua lelaki mengaku pernah bertemu Layla. Sayangnya, Layla tidak mengaku bertemu siapapun. Hari ini semua ‘calon wakil rakyat’ mengaku membela dan akan memperjuangkan rakyatnya. Tidak ada kecap nomor dua, semua partai mengaku akan mensejahterakan rakyat, berpihak pada petani, memperjuangkan hak perempuan. Semuanya.


Betul kata sebagian pengamat, bangsa ini mungkin mengidap penyakit lupa. Karena bukankah janji-janji (baca : mimpi-mimpi) itu juga yang diobral oleh mereka lima tahun lalu? Lalu bukankah setelah mereka duduk di senayan sana, yang ternyata ditelurkan adalah produk-produk hukum yang merugikan rakyat yang diwakilinya? UU Migas, UU Penanaman Modal Asing, UU Sumber Daya Air adalah di antara undang-undang yang sama sekali tidak pro-rakyat dan sangat pro-kapitalis. Lantas apa jaminan mereka tidak akan mengulang dosa yang sama?

Read more…

Categories: politik

Loyalitas

Maret 21, 2009 rezaageung 1 comment

images17 trilyun rupiah, biaya yang dihabiskan untuk menggelar pemilu bulan depan. Angka itu belum mencakup dana kampanye yang dikeluarkan oleh masing-masing caleg dari 12000 caleg yang berkompetisi, biaya iklan parpol dan capres di televisi, dan lain-lain.

Itu baru ongkos finansial. Kita belum menghitung energi yang dikuras untuk saling menjatuhkan, saling rayu antar parpol, antar kontestan, juga waktu dan energi untuk semua penjajakan kemungkinan koalisi antar calon. Semua ini demi sebuah pesta demokrasi di negeri yang katanya termasuk negara demokrasi terbesar di dunia.

Read more…

Categories: islam

Jembatan Cinta

Maret 19, 2009 rezaageung 22 komentar

love

Ternyata kecocokan tidak sama dengan kesamaan.

Banyak paramater untuk menilai kecocokan. Misal : hobi, minat, jurusan kuliah, tema buku yang digemari. Tapi semua itu sebetulnya bukan indikator untuk kata cocok, melainkan sama. Mudahnya, sekumpulan kunci di tangan tidak akan membuka pintu. Hanya sebuah kunci dan sebuah lubang kunci yang cocok yang dapat membuka pintu.
Read more…

Categories: psiko

Habis Gelap Terbitlah Terang

Maret 5, 2009 rezaageung 6 komentar

(Refleksi 85 Tahun Runtuhnya Khilafah)

Oleh : Reza Ageung

sunrise

Kalau sekali waktu kita berada di padang pasir yang tandus dan selama sepekan tidak menemukan air, maka kehadiran satu tetes saja menjadi anugerah yang dipuja tiada henti. Padahal biasanya kita mengutuk hujan deras yang turun di waktu seharusnya kita keluar rumah.

Kekeringan dan lantas kehausan, fenomena lumrah. Ketika tidak ada seorang pemimpin pun yang berani mengambil tindakan nyata terhadap Israel, seorang Perdana Menteri yang mengutuk (sekedar mengutuk) Zionis akan dianggap pahlawan. Padahal bagi tukang ojeg sekalipun sekedar mengutuk bukan pekerjaan sulit. Dunia Islam haus akan pemimpin yang tegas, namun singa-singa punah, diganti dengan ayam-ayam yang sekalinya berkokok nyaring ditaburi applause.

Read more…

Categories: islam